Kamis, 24 Oktober 2013

Stop Motion



STOP MOTION


Dalam dunia film kita pasti tahu tentang Slow Motion, nah klo Stop Motion apakah artinya? Stop Motion terdiri dari dua kata yaitu STOP yang berarti berhenti dan MOTION yang berarti gerakan / bergerak. Teknik ini menggunakan prinsip frame to frame seperti animasi 2 dimensi. Pengerjaannya sama dengan animasi pada umumnya yaitu mengatur frame per frame gambar. Namun yang membedakan disini adalah cara menghidupkannya / animatenya. Jadi dapat disimpulkan Stop Motion Animation adalah Tehnik membuat animasi / Film / movie yang dibuat seolah - olah potongan-potongan gambar menjadi saling berhubungan satu sama lain nya sehingga membentuk suatu Gerakan bahkan Cerita.

Animasi pada umumnya memiliki gerakan-gerakan yang lincah, namun jika mengerjakan menggunakan stop motion gerakan tidak akan tampak lincah karena keterbatasan gerak objek. Pada umumnya animasi awalnya bukan video namun melainkan kumpulan gambar yang berurutan sehingga akhirnya menjadi sebuah video. Begitu pun dengan stop motion yang juga terdiri dari kumpulan gambar yang berurutan. Namun kumpulan gambar yang didapatkan dalam stop motion tidak lah sehalus pengerjaan animasi dengan komputer. Gerakannya terkesan patah - patah. Karena pengambilan sebuah gambarnya memerlukan penggerakan objek secara manual.

Dalam perkembangannya, stop motion animation sering disebut juga claymation, karena animasi ini sering menggunakan clay (plastisin/tanah liat) sebagai objek yang digerakkan. Berdasarkan teknik penggarapannya, selain limited animation, dan teknik yang paling baru adalah CGI atau Computer Generated Imagery, penggarapan animasi dengan teknik stop motion sebenarnya tergolong paling kuno dan sangat sederhana sekali. Tidak diperlukan satu keahlian khusus dalam membuatnya, yang paling dibutuhkan dalam pengerjaannya teliti dan telaten. Animasi ini bukan animasi yang bisa dibuat dalam waktu singkat. Namun, semua orang bisa mencobanya. Peralatan yang dibutuhkan hanyalah kamera foto atau kamera video tipe apa pun, tripod atau apapun yang dapat menyanga kamera tepat pada tempatnya, dan yang paling penting adalah objeknya. Sederhana, bukan? Cukup dengan menggunakan tangan sendiri, kita pindahkan posisi objek berupa boneka, model, atau gambar secara perlahan-lahan. Dan setiap pergerakan itu direkam dengan kamera foto ataupun kamera video. Nah, ketika hasil rekaman itu kita susun berurutan, maka yang tercipta adalah kesan seolah-olah objek bergerak dan hidup.

CIKAL BAKAL DAN SEJARAH ANIMASI STOP MOTION
Animasi stop motion memiliki sejarah panjang dalam film. Objek yang dipakai pun masih sederhana, berupa boneka yang bisa digerakkan dengan tali dan tangan, atau kalau di Indonesia terkenal dengan wayang. Gambar yang berurutan, ataupun tanah liat yang mudah diubah bentuknya, seringkali dipakai juga sebagai objek dalam pembuatan animasi ini.

Awalnya teknik ini digunakan oleh Albert E Smith dan J Stuart Blackton untuk pertunjukan The Humpty Dumpty Circus pada tahun 1898. Ketika animasi mulai berkembang sekitar abad ke-18 di Amerika, J. Stuart Blackton adalah orang pertama kali yang mengenalkan teknik ini dalam filmnya berjudul : Fun in a Bakery Shop yang menggunakan clay. Film ini kemungkinan merupakan film animasi stop motion yang pertama kali muncul pada tahun 1902. Karena di sisi lain, di tahun yang sama di Eropa, seorang pionir efek spesial bernama George Melies, seorang sineas asal Perancis ternyata juga menciptakan film animasi dengan teknik yang sama, hanya saja film tersebut kurang diekspos. Film yang berjudul A Trip to the Moon ini berjalan 14 menit jika diproyeksikan pada 16 frame per detik, yang merupakan standar frame rate pada saat film dibuat.

Selanjutnya pada tahun 1906, Stuart Blackton kembali membuat film animasi pendek dengan judul Humourous Phases of Funny Faces, yang dibuat dengan menggunakan media papan tulis dan kapur tulis. Menggambarkan ekspresi wajah seorang tokoh kartun pada papan tulis, diambil gambarnya dengan still camera, kemudian dihapus untuk menggambarkan ekspresi selanjutnya. Pada saat itu, teknik stop motion semakin banyak disenangi oleh animator Amerika. Lalu teknik tersebut semakin berkembang hingga pada tahun 1925, Willis OBrien mencoba membuat film tentang dinosaurus yang terbuat dari clay (plastisin/tanah liat) dengan judul The Lost World dan disusul dengan karya klasiknya berjudul King Kong pada tahun 1933. Sejak itu, stop motion animation semakin dikenal dengan sebutan claymation. Kini semakin banyak aja karya claymation yang sukses di pasaran, seperti Wallace and Gromit (1989), Chicken Run (2000) oleh Aardman Animations, studio animasi spesialisasi stop motion yang didirikan Peter Lord dan David Sproxton tahun 1972. Film The Nightmare before Christmas (1993) oleh Tim Burton dan yang paling gres Corpse Bride (2005).

Kelebihan Stop Motion Animation:
- Siapapun dapat membuatnya
- Tidak diperlukan peralatan yang 'wah'. Biasanya menggunakan malam / papercraft / clay
- Kamera
- Tripot

Kelemahan Stop Motion Animation:
- Proses pengerjaan lama
- Konsep harus matang
- Diperlukan ketelitian dan ketelatenan yang tinggi
- Keterbatasan gerak objek
 
Cara bikin stop motion
Pertanyaan ini sering banget ditanya. Sayangnya belum bisa gue jawab karna terlalu panjang. akhirnya gue bisa jelasin lewat blog gue ini. 40% film film di youtube gue menggunakan teknik stop motion. bisa dibilang, sebenernya bikin stop motion itu gampang, cuma butuh kreatifitas dan kesabaran yang sangat sangat mendalam. oke, kali ini gue bakal ngejelasin apa itu stop motion, cara bikin stop motion, dan tips&trick cara bikin stop motion. lets goooo..
Stop motion apaan tuh?
menurut wikipedia sih stop motion adalah teknik animasi untuk membuat suatu objek yang dimanipulasi secara fisik sehingga kelihatan bergerak dengan sendirinya. menurut gue, stop motion adalah animasi nyata yang merupakan gabungan dari beberapa foto yang sehingga jadi video.

Bikin stop motion gimana sih?
yang kalian butuhin adalah:
1.Ide cerita dan kreativitas
2.Kamera pocket, kamera SLR, Handycam, kamera Handphone,dll
3. Tripod (ini penting!! untuk menjaga kestabilan kamera)
4. Software komputer seperti Windows movie maker, Corel video studio pro, dll

STEP 1
Untuk saat ini, anggap kalian mau bikin selimut gerak sendiri. Lalu siapkan kamera dan tripod, arahkan ke selimutnya. Foto selimutnya, geser selimutnya, foto selimutnya, geser lagi selimutnya, foto lagi, geser, dan seterusnya. hasil foto sebagai berikut:

STEP 2
masukan hasil fotonya ke komputer. Buka Windows movie maker (WMM) dan import foto2 yg tadi ke WMM. Select semua files foto yang udah di import (ctrl+A), lalu klik TOOL > OPTION > KLIK ADVANCED, lalu ubah picture duration nya (semakin kecil durasinya, semakin cepat perpindahan fotonya. semakin besar durasinya, semakin lambat perpindahan fotonya) disarankan durasinya dibawah 1 detik. lalu Drag semua foto di jendela movie maker ke video TimeLine Bar


Dan automatis gambar udah tersusun sesuai durasi yang tadi kita atur. Coba sekarang Play videonya. Kurang musik ya? Kalo mau tambah musik.. Import dulu musiknya ke windows movie maker. lalu drag ke bagian musik bar di bawah timeline. dan kalian bisa atur panjang pendek lagu tersebut. Nah! kalo udah selesai, Klik FIle > Save Movie Files / Publish Movie. selesai deh! tinggal di upload ke youtube dan share ke yang lain :D

INI HASIL VIDEO YANG GUE BIKIN
________________________________________________________________

Kalo kalian masih kurang jelas dan masih bingung. bisa liat video tutorial ini. ini bukan punya gue, jadi sorry ya kalo bahasa inggris.


_______________________________________________________________

Terus, Tips and tricknya apa aja tuh?

1. Cari inspirasi disekitar lo, misalnya lo liat mobil lagi jalan. terus pikirin apa ya benda yang bisa jalan kayak mobil?
2. Sebelum bikin, lo harus tau tujuan pembuatan stop motion buat apa dan untuk siapa. Lalu bisa nentuin tema utk videonya. misalnya untuk pacar, otomatis tema nya romantis. Untuk ultah temen, tema nya have fun, atau bahkan untuk lomba yg tema nya udah ditentuin.
3. pikirikan lagu yg cocok utk tema. Cari lagu yang Seger, Semangat, Gak galau, Gak slow, dan ada beat-nya. (ex: black eyed peas, katy perry, lady gaga, dll)
4. kita resapin yg dalam-dalam lagunya. Terus bayangin deh video yg bakal kamu buat. Usahain bagian awal dan reff itu beda konsep, biar lebih menarik/ada klimaks.
5. Kalo butuh temen untuk bantuin bikin video, jangan ajak temen yang rewel dan ga sabaran. trust me, mereka menghambat kinerja hahaha
6. sabar dan jangan males! gue yakin kalo lo sabar, hasilnya bakal maksimal
7. untuk video 3 menit, diperlukan sekitar 500-1000 foto. jadi lo harus siap mental
8. Bikin stop motion lebih enak rame-rame sama temen. dijamin FUN! dan rasa capeknya jadi kurang.
9. upload videonya di youtube, terus minta saran sama orang lain. jadi kalian tau apa kekurangannya dan bisa memperbaiki di video stop motion selanjutnya
10. Kalo banyak yang bilang jelek, jangan nge-down, justru lo tunjukin ke mereka suatu saat lo yang bikin mereka kagum.
GOOD LUCK! dan inget, SABAR!
 

Artikel Infografik dan Video Infografis



Belakangan ini karya desain berupa infografik makin ramai nih di industri periklanan. Nah, kalau ada agan2 disini yang kerjanya sama kaya ane di periklanan atau di media, intinya berhubungan langsung ama desain grafis. Boleh saling share ide di sini ya. Siapa tau bisa sumbang ide utk karya berikutnya.

Sebelumnya, apa sih Infografik?
Infografik atau Infografis adalah representasi visual informasi, data atau ilmu pengetahuan secara grafis. Grafis ini memperlihatkan informasi rumit dengan singkat dan jelas, seperti pada papan, peta, jurnalisme, penulisan teknis, dan pendidikan. (dari Wikipedia)

Tetapi infografis bukan sekedar info dalam bentuk gambar. Yang terpenting dari sebuah infografis, adalah kemampuan visualisasi menyederhanakan data yang padat, menjadi informasi yang mudah dicerna.

Nah belakangan, gabungan infografis ini dirangkai jadi satu video yang lebih mudah menyampaikan informasi. Hmm kebetulan ane ada satu contoh video infografis. Bahasannya tentang manfaat dari kedelai. Ya emang, video infografis bisa dibuat dari tema yang se-simple mungkin gan.

Spoilerfor The King of Beans - Video Infographic:


Ada banyak cara membuat infografis secara singkat. Paling mudah adalah memanfaatkan web aplikasi. Ane coba share referensinya ya.
- http://visual.ly/
- http://creately.com/
- http://piktochart.com/
- http://www.easel.ly/
- http://www.photostatsapp.com/
- http://vizualize.me/
- http://re.vu/
- http://infogr.am

Nah, agan2 ada yang udah pernah bikin infografis atau video infografis? Boleh saling share disini ya. Siapa tau kita bisa saling memberi inspirasi.

Rabu, 23 Oktober 2013

Motion Graphic

Apa Itu Motion Graphic ?

Image Hosted by ImageShack.us

Sebelum dimulai, mungkin perlu diketahui dahulu seperti apa pengertian motion design. Pengembangan dari seni graphic design yaitu motion design, konteksnya adalah motion graphic sebagai film, video atau computer animation. Termasuk di dalamnya adalah tipografi dan grafis yang bisa dilihat sebagai titles untuk film, pembuka program televisi, bumper dan elemen-elemen grafis yang muncul di layar kaca. Kemudian web-based animation, channel id berupa logo tiga dimensi yang merupakan identitas sebuah stasiun televisi. Juga bagian-bagian di dalam iklan televisi. Apapun yang muncul sebagai graphic design dalam media elektronik audio visual adalah pekerjaan yang dilakukan oleh motion designer.


Secara tidak disadari oleh pemirsa awam, bahwa karya motion design muncul di media elektronik dengan porsi yang cukup besar. Program umumnya berdurasi 24 menit, dengan slot untuk commercial break 6 menit. Dalam 24 menit program porsi yang dikerjakan oleh seorang motion designer adalah opening program, bumper in/out, closing program, belum termasuk elemen-elemen pendukung seperti titles, graphic data, virtual set, backgroud dan lain sebagainya.

filmzone-ch
Disebut juga invisible art karena komponen-komponen ini terlihat tapi tidak disadari oleh pemirsa di dalam sebuah program. Lalu slot iklan dengan durasi 6 menit, komponennya diisi oleh motion designer dalam pembuatan titles, logo animation, product animation, visual effects dan lainnya.
Tetapi perkembangan dunia motion design ternyata sangatlah pesat diimbangi dengan pesatnya teknologi yang mendukung baik software maupun hardware nya. Jika banyak menonton televisi atau menonton film maka akan terlihat bahwa tipografi, visual efek di media ini semakin menarik karena terus berkembang. Bandingkanlah ketika jaman televisi hanya milik pemerintah yaitu TVRI sampai pada masa televisi swasta yang saat ini telah bermunculan sangat banyak. Begitu juga dalam film, ketika era Superman muncul di layar lebar sampai masa Transformer yang laku keras karena tehnik animasi dan visual efek yang benar-benar menakjubkan.
superman-I transformer

Prinsip praktis
Secara tehnik saat seseorang menggunakan aplikasi motion graphic design, aplikasinya berorientasi pada obyek. Dan medianya berupa still images dengan format pixel atau vector, data video dan audio. Di dalam aplikasinya dapat membuat sebuah komposisi yang di dalamnya terdapat timeline, resolusi, hitungan jumlah frame per detik dan ukuran. Saat membuat komposisi, bisa dimasukan satu atau lebih media, yang lalu muncul di dalam composition window dan juga di timeline. Di dalam tiap media yang bisa disusun masing-masing sebagai layer terdapat properti pengaturan untuk memanipulasi, seperti posisi (x, y dan terkadang z), putaran, ukuran, opacity dan lainnya. Layer-layer dapat digabungkan satu sama lain dalam komposisi. Setiap perubahan atau manipulasi yang dilakukan dapat dibuat keyfame untuk menentukan nilai dari tiap waktu yang ditentukan untuk dimanipulasi. Ini berlaku untuk program komposisi maupun animasi.

Software untuk Motion Design dan Compositing
Untuk pengenalan lebih mudah, bisa dicari software-software yang terkait dengan motion design dan compositing baik film, video maupun animasi, seperti :
Adobe After Effects
Autodesk Combustion
Autodesk Flint or Flame
Apple Motion or Shake
Maxon Cinema 4D
Softimage XSI
Autodesk Maya or 3D Studio Max
NewTek Lightwave
Blender
Electric Image
Mungkin untuk sekedar pengenalan cukup diketahui tentang apa itu Motion Design sebagai bagian dari seni graphic design yang semakin berkembang di era digital sekarang ini.


Storyboard

Pengertian Storyboard.

Storyboard adalah serangkaian sketsa dibuat berbentuk persegi panjang yang menggambarkan suatu urutan (alur cerita) elemen-elemen yang diusulkan untuk aplikasi multimedia. Storyboard menggabungkan alat bantu narasi dan visual pada selembar kertas sehingga naskah dan visual menjadi terkoordinasi [1]. Dalam kata lain storyboard dapat diartikan sebagai alat perencanaan yang menggambarkan urutan kejadian berupa kumpulan gambar dalam sketsa sederhana. 2. Mengapa Perlu Storyboard. Storyboard berperan menjadi gambaran dasar dari sebuah produk yang akan kita bangun berikutnya, ini merupakan cetak biru atau algoritma dari apa yang akan kita bangun. Pada awalnya storyboard merupakan kumpulan dari kertas gambar yang berisi rangkaian-rangkaian kejadian dalam sebuah produksi film, termasuk film animasi. Hal ini akan menjadi kerangka dasar bagi sutradara atau pembuat scenario tentang bagaimana sebuah film seharusnya berjalan. Begitu pula halnya dengan pembuatan aplikasi multimedia interaktif. Biasanya pembuatan Multimedia interaktif melibatkan beberapa orang dalam sebuah tim, setidaknya melibatkan dua orang pakar, seorang pakar yang mengerti konten materi pembelajaran dan seorang lagi seorang pakar dalam cooding program atau yang mengkompilasi materi pembelajaran menjadi suatu program aplikasi multimedia pembelajaran yang interaktif (MMI). Jadi diharapkan dengan sebuah format storyboard yang dibangun bisa dibaca dengan mudah baik oleh sang pembuat ataupun oleh orang-orang yang terlibat dalam pembuatan produk tersebut dan mengerti urutan kejadian yang dimaksudkan oleh storyboard tersebut. Secara lebih rinci storyboard dalam pembuatan multimedia interaktif diperlukan agar dapat: a. Memahami alur gambar/cerita yang dibuat secara sistematis sehingga kecil kemungkinan ada bagian penting yang terlewatkan. b. Tidak lupa dengan alur gambar/cerita yang sudah kita rencanakan (sebagai pedoman atau pengingat) pada saat pengambilan gambar atau video maupun editing gambar atau video yang telah diambil. c. Mudah membaca isi cerita secara visual. d. Dapat memilih rekaman yang akan diambil sesuai kebutuhan sehingga tidak akan terjadi pemborosan bahan baku shooting (kaset) Sehingga video/animasi yang dihasilkan sesuai dengan harapan dan keinginan kita. Pada umumnya penulisan storyboard dan storyline sering menjadi satu kesatuan yang saling mendukung terdiri dari beberapa adegan yang tersusun dan didalamnya terdapat : a. Bentuk adegan/potongan-potongan gambar sketsa b. Bentuk (alur cerita) untuk memperjelas gambar sketsa c. Bentuk dramatisasi (adegan yang berisi tentang adegan karakter tertentu)

contoh story board :